Menyibak Keindahan Sukamakmur II: Curug Cipamingkis dan Curug Arca

Melanjutkan perjalanan menyusuri jalan alternative, Puncak Pass 2 setelah dari Curug Ciherang kami menuju Curug Cipamingkis yang masih berada di kecamatan Sukamakmur. Jarak yang ditempuh kurang dari 2 km ke arah Cibodas. Jalan yang kami tempuh masih lumayan meski banyak lobang dan berbatu. Suasana sepi sangat terasa, terbayang suasana mencekam kalau seandainya malam-malam lewat jalur ini (tidak disarankan).
Setelah menempuh jarak sekitar 2km yang di tempuh kurang dari 10 menit, di sebelah kanan terlihat jelas penunjuk lokasi Curug Cipamingkis yang berada di area Perhutani. Kemudian kami masuk loket pembayaran yang dilewati mobil. Kami ditanya apakah mau kemping atau bukan, pas kami jawab gak kemping, kami haru smembayar Rp. 40.000 berdua.... ow.. sedikit shock juga dengan harga yang ditetapkan. Meski agak ngedumel saya pun membayar sebesar yang diterapkan. Terpikir kalau kemping bearti harganya lebih mahal. Apakah harga yang ditetapkan sepadan dengan fasilitas yang ada? Let's chek it!!!
Setelah parker di area dekat camping ground, kami langsung menuju ke arah curug. Sebelum ke curug kita lewat taman sederhana yang ditanami bunga-bunga dan dihias patung kuda.
Menuju curug, kami harus menyusuri jalan setapak menyusuri sungai. Sebelum trekking mendaki bukit yang disediakan tangga-tangga batu, di sebelah kiri terdapat area untuk foto-foto berupa shelter dan replica kapal kecil.
Saya mengambil beberapa foto di spot ini. Sebenarnya harus bayar Rp. 5.000 untuk berfoto di shelter dan di perahu tapi karena gak ada yang jaga kamipun gak bayar.
Kemudian kami lanjut perjalanan trekking ke atas. Kondisi jalannya tidak terlalu ekstrim, landau menusuri pinggir sungai, jadi kita bisa jalan santai. Setelah jalan beberapa menit kita akan bertemu dengan curug utama. Tersedia jembatan bambu yang membentang di atas sungai yang merupakan aliran curug Cipamingkis.
Setelah sampai di seberang, kita bisa mendekati pinggir curug yang tidak terlalu tinggi, sekitar 10 meter tapi mempunyai debit yang besar. Air yang mengalir sangat jernih dan dingin. Tidak banyak pengunjung di sekitar curug, bisa dihitung dengan jari. Tidak ada pengunjung yang bermain air, hanya sekedar berfoto.
Tidak terlalu lama di sini kemudian kami memutuskan melanjutkan perjalanan. Di perjalanan turun terlihat Rumah Pohon, kami memutuskan tidak mampir. Saya mampir lagi di sungai untuk mengambil beberapa foto. Juga mampir sebentar di taman dan jembatan bambu.
Kesimpulan saya pas kesini: sepi pengunjung karena harga tiket masuk yang terlalu mahal tidak sebanding dengan fasilitas yang disediakan. Tapi it's OK buat yang mencari alternative liburan di sekitar Bogor.
Kami melanjutkan perjalanan..... kali ini menuju Curug Arca yang di Map berada deket jalan dan berjarak tidak jauh dari Curug Cipamingkis. Sebelum Curug Cipamingkis di sebelah kanan terlihat papan penunjuk arah ke Curug Cisarua, saya skip ini karena takut gak ada waktu.
Menyusuri jalan yang makin jelek, di sebuah jembatan kecil (awalnya terlewat dan balik lagi) kami berhenti. Terlihat papan penunjuk ke Curug Arca tapi gerbang masuknya tertutup dan tidak terurus. Saya memutuskan parkir dipinggir jalan yang sepi (plus di hutan), Revan di mobil dan saya jalan sendiri menuju curug.
Mengikuti aliran sungai, berjalan sekitar 10 menit, sendirian di tengah hutan yang sepi, akhirnya saya sampai di Curug Arca. Curug nya fantastis terdiri dari 2 tingkat, tinggi jatuh di tebing dengan debit air yang besar dan jernih pastinya. Air ya jatuh dikolam yang lumayan besar dan mengalir kebawah membentuk curug-curug kecil.
Sedikit heran kenapa curug ini diabaikan.... mungkin kalah pamor dengan Curug Ciherang dan Curug Cipamingkis ditambah lokasinya yang sepi.
Setelah mengambil beberapa foto saya pun kembali ke parkir (sebenarnya sih agak-agak merinding hehehhe) dan melanjutkan perjalanan ke Cibodas.
Sebelum mencapai batas Sukamakmur-Cianjur kami melihat papan penunjuk arah ke Curug Cibeet, tapi saya skip dulu karena takut tidak mengejar waktunya ke Cibodas. Mungkin lain waktu saya akan ke Curug Cibeet sekaligus ke Curug Cisarua yang tadi terlewati.

Link terkait:

Catatan:

Curug Cisarua dan Curug Saridun berada di Kec. Sukamakmur tapi masyarakat luas lebih mengenal wilayah ini sebagai kec. Jonggol.
Dulu memang daerah ini berada dalam satu kecamatan, tapi semenjak Negara Api menyerang, wilayah ini memisahkan diri menjadi kecamatan sendiri

Komentar

  1. Kavling Agrowisata Jonggol Village.
    Investasi Tanah Kavling

    Assalamu’alaikum. Salam kenal…
    Numpang promo Bapak/Ibu

    Kavling Agro Wisata Jonggol village

    Yuk survey aja ke lokasi kavling Agrowisata Jonggol Village

    *JONGGOL VILLAGE*
    PROMO SAMPAI AKHIR TAHUN 2017.
    Kavling Agro Wisata dan Resort Premium
    Perkebunan Pisang Ambon dan Durian Montong MODERN pertama di Indonesia

    *HANYA*
    RP. 89 JT/UNIT Kavling 500m2.
    Dan
    RP. 52 JT/UNIT kavling 250m2.

    PROMO TERBATAS
    -Investasi dimasa Muda Sejahtera dimasa Tua-

    Projek Inovasi dan teruji dari PT.BUKIT JONGGOL HIJAU yang sangat realistis dan logis bagi para Konsumen Jonggol Village

    Kenapa Jonggol village jadi pilihan
    – harga sangat terjangkau
    – sudah dapat hasil investasi nya sejak tahun pertama
    – tanaman yang ditanam sesuai dengan iklim lokasi dan PH tanah
    – skema pembayaran Tanpa BANK.
    – Tanpa Denda,Tanpa Sita dan tanpa Bunga tanpa akad bermaslah.
    – Harga sudah termasuk pohon pisang ambon dan pohon Durian montong.
    – Penanaman dan pemeliharaan dibawah pengawasan Ahli.
    – Nilai ekonomis Pisang ambon dan Durian Montong yang tinggi.
    – Lokasi berada di daerah penyangga Ibu Kota.
    – Legalitas Kavling SHM.
    – Pemilik kavling tdk dikenai Biaya pemeliharaan.

    *#FASILITAS PENUNJANG#*
    – Jalan Yang Lebar dan Beton
    – Sarana Ibadah
    – Pesantren modern
    – Kolam Renang
    – Area olahraga memanah
    – ATV Track
    – Camping Ground
    – Taman Buah
    – Jaringan listrik PLN

    # KEUNGGULAN JONGGOL VILLAGE #
    – Rencana luas area mencapai 100 ha.
    – Jalan Utama dilalui angkutan umum
    – 15 menit dr Jonggol Kota
    – 30 menit dari Citra Indah City dan Rumah Sakit
    – Dekat dengan kawasan wisata Puncak dua
    -View yang indah dan udara sejuk
    – dekat Prasasti Pasir Awi

    #ANALISIS INVESTASI PISANG AMBON DAN DURIAN MONTONG#
    Dalam satu kavling seluas 500m2 dapat ditanami 40 pohon pisang ambon dan 4 Pohon Durian Montong.
    Harga Pisang Ambon/tandan berkisar antara Rp.100.000 s/d Rp.250.000.
    Potensi panen pertama 40pohon pisang Ambon.
    Jika @Rp.100.000= Rp.4.000.000. Jika @Rp.250.000= Rp.10.000.000
    Pada tahun kedua akan meningkat dua kali lipat
    Pohon Durian Montong dapat berbuah Antara 50 s/d 100 butir/Musim dengan kisaran Harga antara Rp.100.000 s/d Rp.250.000 (tergantung Ukuran buah nya).
    Kita Hitung rendah nya saja ya…
    4 Pohon X 50 buah = 200 buah Durian.
    200 Buah X Rp.100.000= *Rp.20.000.000
    Luar biasa bukan….??
    Bagaimana kalo 100 buah/pohon dengan harga Rp.250.000/buah durian montong.
    Silahkan Hitung deh sendiri yaa…!!

    Investsi Tanah Kavling
    – Harga tanah di Bogor yang semakin tinggi terutama Jonggol, karna menjadi daerah penyangga Ibu Kota.
    – Setelah jalan kavling dibangun Harga Naik 100% bahkan lebih.

    ✅ DISINI TEMPAT INVESTASI TERBAIK.

    FORM SURVEY:
    1. Nama:
    2. No Wa/Hp:
    3. Alamat:
    4. Hari & Tgl:
    5. Maketing: Gufron
    *_KAVLING JONGGOL_*

    _Isi kirim ulang ke saya_

    Gufron
    089644798497
    http://www.kavlingpisangdurian.blogspot.co.id

    Terimakasih

    BalasHapus

Posting Komentar

Leave you message here...!!!
Tinggalkan komentar Anda di sini...!!!!

Postingan populer dari blog ini

Mengunjungi Pura Pasar Agung dan Kampoeng Salaka-Bogor

Mengunjungi Curug Cilontar: Curug tersembunyi di Leuwiliang-Bogor

Leuwiliang: Ada Pelangi di Curug-mu