Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015

Berburu Curug ke Taman Nasional Gunung Halimun Salak Part II

Gambar
Bangun pagi dimulai dengan sholat subuh, habis itu tidur lagi hehehhe
Bangun lagi jam 7 kurang. Kemudian jam 7 sarapan mie plus teh manis hangat di warung sederhana yang punya view ke arah Gunung Pete (sebenarnya sih bukit kecil bukan gunung).


Oh iya belum mandi hehehe... habis dingin banget airnya...
Ya sudah dilanjutkan perjalannya...



4. Curug Alami
Mungin pikiran kamu sama dengan saya awalnya.... ini curug alami atau  namanya Curug Alami, ternyata memang namanya Curug Alami. Kata yang jaga sih karena Curug nya dibiarkan alami (gak dibut dengan sengaja kolam), tidak ada warung ataupun toilet.... nah loh.... cuma ada ruang ganti 2 kamar.

Dari gerbang ke curug kira-kira 75m, jalan setapak yang cukup bagus.
Di jalan setapak di kejauhan keliatan pondok-pondok, tadinya saya kira itu lokasi curugnya ternyata itu Curug Cigamea yang kemaren saya kunjungi.

Karena masih pagi, pengunjungnya masih beberapa, umumnya para grup pemotor yang tidurnya di warung tempat saya makan tadi hehehe. Curu…

Berburu Curug ke Taman Nasional Gunung Halimun Salak Part I

Gambar
Kemaren (13 Juni, 2015) kepikiran (sebenarnya sih beberapa hari sebelumnya) untuk ke TN. Gunung Salak, tujuannya sih buat hunting curug-curug di kawasan tersebut.

Pagi-pagi siap-siap berangkat karena mobil ada di bengkel maka ke sana dengan ojek sambil bawa barang. Berangkat jam 9.30 pagi, dengan modal GPS pakai Google Map, terlihat cuman 1 jam.. horeeee gw teriak dalam hati.....
Ups, kesasar sekali sebelum Dramaga dan sesuai petunjuk mbak google, belok menuju Situdaun... jalan singkat ternyata sempit meski dilewati angkot, sepi, dan parahnya jalanannya rusak.
Viewnya cukup bagus, melewati pedesaan dan perbukitan... tapi ya itu gue pikir kalo sampe mogok mobilnya sapa nih yang mau bantu... hhehehe



Setelah lebih dari 2 jam akhirnya ketemu pertigaan (pertemuan dari Ciampea, rute pulang).

Setelah menyusuri jalan mendarki, berkelok-kelok, akhir bertemu gerbang Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Tiket masuk Rp. 20.000 tapi sepertinya tidak resmi karena tidak ada tanda terima.
Pas masuk …

Kuliner Padang @Bendungan Hilir

Gambar
Kalau mendengar nama Bendungan Hilir atau Benhil, bagi mayoritas penduduk Jakarta tidak asing lagi. Kelurahan ini berada di Pusat Jakarta. Berbatasan dengan Jalan Sudirman menjadikan wilayah ini sangat  ramai sekali.
Karena  lokasinya yang sangat strategis, daerah ini menjadi salah satu tempat kos-kosan karyawan, dan tentu saja kuliner.

Di jam makan siang menjadikan daerah ini (Jalan Bendungan Hilir) ramai oleh orang-orang yang hendak mencari makan. Dan tentu saja menjadikan jalan ini macet dan susahnya mencari tempat parkir.

Berbagai jenis makanan tersedia disini, tradisional dan internasional, dari yang ringan sampai yang berat, yang murah dan mahal.



Nah, tujuan saya ke sini adalah mencari makanan Padang seperti rekomendasi driver perusahaan, dan ke sini juga di antar ama beliau.

Nama rumah makannya, Bopet Mini, berada di dalam Pasar Benhill. Yah bau-bau dikitlah, namanya juga pasar tradisional :p.
Masuk kira-kira 20 m kedalam, terlihat plang RM tersebut. Ternyata bukan mini, tapi b…