Pulau Tunda: The Postpone Island :p


Kedengannya lucu ya... kalau Pulau Tunda di terjemahkan ke Bahasa Inggis jadinya The Postpone Island hihihi.
Tapi buat kalian yang mau mengunjungi pulau ini, gak usah ditunda-tunda, gak rugi deh. Bagus, terutama yang suka snorkling dan backpacker.
Mungkin banyak yang tidak tahu mengenai pulau ini,  pulau ini termasuk bagian dari Provinsi Banten (bukan di kepulauan seribu.. catet..!!!).
Saya ke pulau ini bareng teman-teman di ITA (Indonesian Traveler Adventure). Dengan biaya murah meriah...
Perjalanan di mulai dari Terminal Kampung Rambutan, ambil bus menuju Serang/Cilegon, turun di terminal dan dilanjutkan sewa angkot ke Pelabuhan Karangantu (suer di sini kagak ada karang apalagi antu... :p).
Dari Karangantu dilanjutkan naek kapal apa perahu ya... :mikir).
Kayak ini loh perahunya...!!!
Menuju Pulau Tunda memakan waktu kira-kira 2.5 jam, sebagian mendapati laut tenang dan sebagian lagi bergelora... jadi kalau kamu ngaku beragama silahkan banyak-banyak doa..... hehehe (biar penasaran).
Buat yang gak kuat iman.. eh salah, gak kuat naek perahu... (hadehh gak konsisten ya perahu apa kapal)... silahkan minum antim** (sensor biar gak dibilang ngiklan). Dan selama diperjalanan bebas melakukan apa saja, tidur, motret, terserah asal jangan nyebur aja....
Nah di sepanjang laut (maksudnya di sepanjang jalan) banyak sekali kapal-kapal besar segede tanker menghisap pasir laut buat membangun Jakarta raya.... tragis ya....

Nah agak sore kami sampe di pulau Tunda. Pulau ini pulau pemukiman, dan airnya air tawar. Tapi jangan bayangkan disini ada hotel apalagi mall... warung sih ada jual mie rebus ato baso, tapi warung padang gak ada :p.


Hari pertama di isi main di pantai dan menunggu sunset

Hari ke dua diisi dengan snorkling. Terumbu karang di sini relatif masih bagus sekali, berwarna warni cuman ikannya gak terlalu banyak
Menuju spot snorkling
spot snorkling
Spot snorkling tidak begitu jauh dari pantai. Setelah puas snorkling kami balik ke penginapan dan makan (masak dulu.... :p).

Besok pagi kami pun balik ke Jakarta......

Catatan:
- Penginapan: sewa rumah penduduk
- Listrik: jam 6 sore sampai jam 6 pagi (mudah-mudahan pak presiden baca ini dan listrik bisa fullday)
- Tidak ada warung makan jadi bawa bahan makanan sendiri dan dimasak sendiri atau dimasakin
- Sinyal telepon hilang timbul :D

Komentar

  1. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kbagi.com untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Leave you message here...!!!
Tinggalkan komentar Anda di sini...!!!!

Postingan populer dari blog ini

Mengunjungi Pura Pasar Agung dan Kampoeng Salaka-Bogor

Mengunjungi Curug Cilontar: Curug tersembunyi di Leuwiliang-Bogor

Leuwiliang: Ada Pelangi di Curug-mu